Kamis, 24 Februari 2011

FROM ZERO TO HERO by Mario Teguh

Sikap 1

Saya akan memimpikan yang besar,
...karena saya tak menarik bagi siapa pun,
jika impian saya dikecilkan oleh kekhawatiran
yang juga menghantui orang lain.

Jika saya hanya menginginkan yang kecil,
saya tak mungkin bersemangat untuk terlibat
dalam pekerjaan yang menjadi jalan
menuju hasil yang besar.

Saya sedang memantaskan diri
bagi impian yang besar.

I am a hero in the making.

Sikap 2

Untuk mencapai kebesaran hidupku,
...aku akan menjadi pribadi yang meskipun.

Meskipun aku tak tahu,
aku akan memulai dan melakukannya.

Karena,
dalam melakukan itulah aku akan dibuat tahu.

Meskipun aku takut,
aku akan tetap maju menghadapinya.

Karena,
semua orang yang berani adalah orang yang
juga ketakutan, tapi tegas memberanikan diri.

Meskipun apa pun, aku bersama Tuhan.


Sikap 3

Aku akan berhenti berfokus pada kekuranganku,

...
karena itu akan membuatku merasa iri dan tersiksa
dengan kelebihan orang lain.


Jika aku berfokus pada kelemahanku,

aku akan menyesali yang tak bisa kumiliki.


Jika aku mensyukuri yang dapat kulakukan dan

berfokus menjadikannya keuntungan bagi orang lain,

aku akan menjadi kuat dan gembira.


Aku akan berfokus pada yang menguatkanku.
Sikap 4

Kemiskinan bukanlah penyakit dan

...
bukanlah keadaan yang permanen.

Orang miskin yang berhati orang kaya,

akan banyak mengeluh.


Tapi,

siapa pun dengan hati orang miskin,

akan berlaku rendah hati, penuh syukur,

dan ikhlas melakukan yang sekarang

bisa dilakukannya.


Kemiskinan adalah titik awal

yang paling mengikhlaskan.


Tuhan, indahkanlah upayaku

untuk menjadi jiwa yang ikhlas.
Sikap 5

Aku akan MENGURANGI berkata;

...

lebih baik miskin harta daripada miskin hati,


karena orang lain bisa merasa,

aku sedang menghibur diriku

yang sedang belajar menerima kelemahan hidup.


Lebih baik aku bekerja,

membuktikan bahwa yang kaya hati

juga bisa menjadi kaya harta.


Lebih baik aku berlatih merajinkan diri,

karena


Tuhan menyejahterakan

jiwa rendah hati yang gemar bekerja.
Mario Teguh

Minggu, 20 Februari 2011

L - O - V - E Lyrics

L - O - V - E Lyrics: "Nat King Cole L - O - V - E lyrics in the The World Of Nat King Cole Album. These L - O - V - E lyrics are performed by Nat King Cole Get the music video and song lyrics here. L is for the way you look at me O is for the only one I see V is very, very ex"

Rabu, 16 Februari 2011

I, we .... (do not want to be a sinner)

I, we ....
Fed up with hatred,
Confined in the development of emotion
Dumb in an undivided word

I, we ....
Not wanting to be a sinner,
Who let you live in contempt
That you tie in the world, for
I, we ....

also,

I, we ....
Not wanting to be a sinner,
With a despicable waste of curses,
With the surge of emotion in words,
With a prayer that is not in order
With the growing hatred gaping

Do not make me, we
As a sinner who must maintain this hatred,

Do not make me, we
As a sinner to have to bear all your sins,

Do not make me, we
As a reason for your bad-faith attitude
when accountability was filed,

Do not make me, we
As a sinner in this world, because I, we
Also unable to bear the sins of this hatred

Hatred is realized,

Even conscious of sin,

I, we ...

Simply ...
Do not make me, we
increasingly becoming a sinner ....

Senin, 14 Februari 2011

Aku,kami….. (tidak ingin jadi pendosa)


Aku,kami….
Muak dengan rasa benci,Terkurung dlam emosi
Kelu dlam kata yang tak terbagi

Aku,kami….
Tidak ingin jadi pendosa,
Yang membiarkan mu terlunta-lunta dalam kenistaan
Yang kau kurungkan di dunia,untuk
Aku,kami….

Pun,

Aku,kami….
Tidak ingin jadi pendosa,
Dengan menghamburkan sumpah serapah yang hina,
Dengan luapan emosi dalam kata,Dengan doa yang tak guna
Dengan rasa benci yang kian menganga

Jangan jadikan aku,kami
Sebagai pendosa yang harus memelihara rasa benci ini,

Jangan jadikan aku,kami
Sebagai pendosa dengan harus menanggung segala dosa-dosamu,

Jangan jadikan aku,kami
Sebagai alas an ke pengecutan mu saat pertanggungjawaban itu diajukan,

Jangan jadikan aku,kami
Sebagai pendosa di dunia fana ini,karena aku,kami
Pun tak mampu menanggung dosa dari kebencian ini

Kebencian yang disadari,

Bahkan dosa yang disadari,

Aku,kami…

Cukup…
Jangan jadikan aku, kami semakin menjadi pendosa….